Foto: Kapolres Pessel (tiga dari kiri) AKBP Ricky Ricardo saat bersama sejumlah anggota DPRD kabupaten serta masyarakat usai melaksanakan sholat jum'at.(dok.mil)
PESSEL,MEDIABUSER.ID — Kepolisian Resor (Polres) Pesisir Selatan terus memperkuat sinergi dengan masyarakat guna menciptakan kondusifitas wilayah. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pesisir Selatan (Pessel), AKBP Ricky Ricardo, S.I.K., S.H., M.H., menggencarkan program Jumat Keliling ke sejumlah masjid sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pelaksanaan kegiatan sosial-keagamaan ini sejalan dengan arahan instruksi jajaran kepolisian dari pusat bagi seluruh Kapolda, Kapolres, hingga Kapolsek demi mengoptimalkan pelayanan publik dan pencegahan potensi gangguan keamanan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pessel AKBP Ricky Ricardo menyampaikan bahwa program Jumat Keliling menjadi salah satu langkah strategis pendekatan kepolisian kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan, sekaligus sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung.
Dalam agenda yang berlangsung dengan penuh keakraban tersebut, Kapolres turut menyampaikan imbauan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta perilaku perundungan (bullying), khususnya di kalangan pelajar dan pengguna media sosial.
Ricky Ricardo menyampaikan bahwa upaya pencegahan terhadap berbagai persoalan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba dan perundungan, membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas.
Menurut Ricky, edukasi serta penyuluhan berkelanjutan menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba, serta bahaya bullying yang dapat terjadi secara langsung maupun melalui media digital.
”Langkah konkret yang kami lakukan dalam mencegah bullying di kalangan pelajar maupun di media sosial adalah dengan melaksanakan penyuluhan ke sekolah-sekolah. Dalam kegiatan tersebut, kami menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, dampak yang ditimbulkan akibat bullying, serta sanksi hukum yang dapat dikenakan kepada pelakunya,” tegas AKBP Ricky Ricardo usai melaksanakan sholat Jumat di Masjid Nurul Hidayah, Jumat (23/10/2026).
Ia menegaskan, kegiatan penyuluhan di lingkungan pendidikan diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran para pelajar agar tidak melakukan perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial.
Melalui program edukasi ini, para pelajar juga diharapkan dapat lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial serta hindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Selain menyasar kalangan pelajar dan dunia pendidikan, imbauan kamtibmas melalui program Jumat Keliling ini juga ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman penyalahgunaan narkoba serta perilaku lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
”Dengan pendekatan keagamaan, edukasi, dan penyuluhan yang berkelanjutan, Polres Pesisir Selatan berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba dan bullying semakin meningkat demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan,” timpalnya.
Kapolres berharap, melalui giat yang rutin dilaksanakan ini, sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, tentram, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Pesisir Selatan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan, memberikan perhatian ekstra terhadap pola pergaulan anak-anak, serta tidak ragu untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba maupun tindakan bullying di lingkungan sekitar.(Mil)
